Apa itu multitester? Multitester dapat didefinisikan sebagai adalah alat yang difungsikan untuk melakukan pengukuran pada arus listrik. Berdasarkan jenisnya, multitester dibedakan menjadi dua yaitu multitester analog dan digital.
Multitester ini biasanya digunakan untuk mengukur besaran
tegangan arus listrik dan juga digunakan
untuk mengukur hambatan dalam arus listrik.
Selain multitester juga mempunyai beberapa fungsinya antara lain yaitu
fungsi-fungsi
multitester adalah sebagai berikut :
- Multitester memiliki fungsi utama untuk mengetahui tingkat tegangan arus AC dan DC.
- Multitester berfungsi mengukur kuat arus yang ada pada tegangan listrik DC.
- Multitester berfungsi untuk
mengetahui tingkat nilai hambatan yang ada pada sebuah Resistor.
- Bisa digunakan untuk mengetahui hubungan arus listrik, terutama untuk jenis hubungan arus singkat.
- Multitester bisa dimanfaatkan untuk melihat kondisi kapasitor elektrolit dan transistor.
- Multitester dapat digunakan untuk mengecek kondisi dioda, ini berlaku baik dioda led maupun dioda zener.
- Kegunaan multitester untuk
mengukur HFE transistor pada tipe tertentu.
- Multitester juga dapat digunakan untuk proses mengukur suhu dan lain sebagainya.
Apa yang perbedaan antara multitester analog dan digital ?
1. Multitester Analog
Multitester yang dimana proses dan hasil pengukurannya masih menggunakan metode dan perhitungan manual. Selain itu, angka-angka dalam penghitungan multitester versi analog juga memiliki range yang masih ditunjukkan dengan menggunakan penunjuk (jarum). jarum penunjuk ini memiliki bentuk yang menyerupai dengan jarum jam.
Karena masih masuk
dalam kategori penghitungan manual, tentunya membutuhkan ketelitian yang lebih
ketika Anda menggunakannya. Selain itu, hasil akurasinya juga cenderung lebih
rendah jika dibandingkan dengan multitester versi digital.
2. Multitester Digital
Multitester digital adalah alat ukur arus listrik digital yang lebih unggul dari pada multitester analog, bisa dikatakan hasil pengukurannya lebih akurat serta mudah dibaca.
Dan tentu saja yang menjadikan alat ini lebih diminati yakni karena hasil pengukuran akan lebih mudah dibaca atau dipahami. Selain itu, versi digital juga dapat digunakan untuk pengukuran dengan jangkauan yang lebih luas. Tidak hanya dapat digunakan untuk mengukur tegangan, hambatan, ataupun arus listrik saja. Alat tersebut juga dapat digunakan untuk mengukur transistor ataupun Hfe dengan tipe-tipe tertentu.
Bagian-Bagian Multitester Analog
Bagian-bagian dari multitester adalah:
1. Kotak
Meter.
2. Skala.
3. Jarum
Penunjuk.
4. Zero
Adjusting Screw.
5. Zero
OHM Adjusting Knob.
6. Lubang
Kutub Positif.
7. Lubang
Kutub Negatif.
8. Saklar
Pemilih.
9. Test
Lead Negatif.
10. Test
Lead Positif.
Agar lebih jelas, simak pengertian dari setiap bagian-bagian
multitester beserta fungsinya sebagai berikut.
1.
Kotak Meter
Kotak meter sering disebut juga sebagai meter cover. Bagian ini
merupakan kerangka terluar atau bodi dari sebuah AVOmeter. Di bagian dalam
kotak meter, nantinya seluruh komponen-komponen yang terdapat dalam alat ukur
tersebut akan ditempatkan.
Kotak meter umumnya terbuat dari bahan plastik. Namun untuk
menghindari terjadinya selip atau licin ketika digunakan , terkadang ada
menggunakan bahan karet untuk membungkus kotak meter.
2.
Skala
Skala adalah salah satu komponen yang terdapat dalam
multitester. Untuk fungsinya sendiri yakni digunakan saat membaca nilai meter.
Inilah mengapa terdapat papan berisi nilai baca yang menjadi
komponen penyusunnya. Berikut ini contoh papan skala nilai pengukuran:
- Nilai
pengukuran tahanan
- Nilai
pengukuran tegangan AC
- Nilai
pengukuran tegangan DC
- Nilai
pengukuran arus listrik
3.
Jarum Penunjuk
Jarum penunjuk (knife Edge Pointer).
Komponen ini berfungsi sebagai media penunjuk tentang berapa besar nilai ukur
yang didapatkan ketika menggunakan multitester.
Jika pada multitester digital hasil pengukuran dapat dilihat
secara langsung. Maka tidak demikian dengan multitester versi analog. Hal ini
karena versi tersebut biasanya juga menambahkan cermin pada papan skala.
Tujuannya agar memudahkan pemakainya
untuk membaca hasil pengukuran dengan lebih akurat.
4.
Zero Adjusting Screw
Sekrup atau zero adjusting screw merupakan komponen yang
berfungsi untuk mengatur kedudukan jarum penunjuk. Pada multimeter dengan versi
analog, biasanya sekrup ini digunakan untuk mengatur jarum penunjuk.
Apabila terjadi kerusakan, Anda dapat menggunakan obeng kecil.
Kemudian mengatur sekrup agar membuat jarum penunjuk pada posisi yang tepat.
Yaitu tepat berada ditengah-tengah angka 0.
5.
Zero OHM Adjusting Knob
Sama seperti sekrup, zero OHM adjusting knob juga memiliki
fungsi untuk mengatur jarum penunjuk. Lebih tepatnya agar posisi jarum penunjuk
tersebut tetap berada di titik 0.
Selain itu, Zero OHM juga mempunyai fungsi lain dalam proses
pengukuran nilai OHM maupun nilai hambatan pada arus listrik.
6.
Lubang Kutub Positif
Komponen yang satu ini berfungsi sebagai tempat untuk mengukur
test lead positif. Lubang kutub positif (+) ditandai dengan adanya kabel probe
yang berwarna merah.
7.
Lubang Kutub Negatif
Komponen yang satu ini mempunyai fungsi untuk memasang test lead
negatif. Ini bisa Anda temui pada saat penggunaan kabel probe. Mudahnya Anda
bisa mengenai dari warna hitam pada kabel probe.
8.
Saklar Pemilih
Saklar pemilih sering dikenal juga dengan istilah Range Selector Switch.
Kegunaannya adalah untuk memilih tingkat pengukuran berdasarkan kebutuhan.
Ketika menggunakannya, Anda hanya tinggal mengukur saklar ini ke
kanan atau kiri. Kemudian memposisikan saklar tersebut sesuai kebutuhan Anda akan
tingkat pengukuran.
Adapun tingkat pengukuran yang biasanya disediakan pada alat ini
antara lain:
- Posisi
Ohm digunakan untuk melihat ukuran
- Posisi
ACV digunakan untuk mengukur tingkat tegangan pada arus
- Posisi
DCV digunakan untuk mengukur arus DC.
- Posisi
DCmA digunakan untuk mengukur arus DC, namun bisa dalam satuan milimeter.
9.
Test Lead Negatif
Komponen ini umumnya bisa ditemukan pada bagian lubang kutub.
Untuk fungsi dari test lead ini sendiri yakni sebagai tempat meletakkan kabel
probe negatif.
10.
Test Lead Positif
Komponen multitester yang satu ini sama dengan sebelumnya hanya
saja untuk kabel probe positif.

